KEKERINGAN MELANDA DESA BLUKON

Administrator 16 Juli 2018 11:13:46 WIB

Masyarakat Desa Blukon sungguh sedang diuji oleh Allah. Pasalnya sudah hampir satu tahun desa ini mengalami kekeringan. Hal ini berawal dari jebolnya Dam Gambiran pada bulan Agustus tahun lalu sehingga saluran irigasi ke sawah-sawah menjadi terputus. Perlahan-lahan sungaipun mulai mengering. Ditambah lagi tidak adanya hujan turun sehingga mengakibatkan tanah mulai kering dan tandus .

Oleh karena itu untuk tetap bisa bercocok tanam maka petani berinisiatif untuk membuat sumur bor sehingga bisa mengairi sawah-sawah. Selain itu karena terbatasnya pasokan air maka petani di Desa Blukon tidak lagi menanam padi dan beralih pada tanaman yang bisa bertahan di musim kering seperti tanaman jagung dan tembakau.

Semakin hari semakin banyak pula petani yang membuat sumur bor untuk mengairi sawah mereka. Namun bukannya  menguntungkan. Hal ini justru berdampak negatif pada kehidupan masyarakat Desa Blukon. Satu persatu sumur milik warga mulai mengering sehingga sebagian warga dengan terpaksa harus mandi dan mencuci pakaian di sungai. Sedangkan untuk minum mereka harus mengambil air di kran milik Ponpes Miftahul Ulum yang berasal dari sumur artesis.

Namun kejadian ini tentunya membuat warga resah dan takut jika kekeringan akan berlangsung lama. Pemerintah Desa Blukon juga tidak tinggal diam dan sudah mengajukan bantuan air bersih ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang. Meski hingga saat ini bantuan itu belum juga datang, namun Pemerintah Desa Blukon tidak putus asa dan akan segera menindaklanjuti perihal bantuan air bersih tersebut ke BPBD Kabupaten Lumajang.

Dokumen Lampiran : KEKERINGAN MELANDA DESA BLUKON


Komentar atas KEKERINGAN MELANDA DESA BLUKON

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Lokasi Blukon

tampilkan dalam peta lebih besar